About Me

My photo
Like any of 18-year-old girl, I'm a fan of a lot of things. Football and k-pop are the most severe. But above all, there's nothing I cherish more than my life, my family and my friends :)

Wednesday, May 14, 2014

Idola Masa Kecilku, Wakabayashi Genzo


Masih ada yang ingat film kartun Captain Tsubasa? Pasti ingat lah.. Dulu tiap kali ada anak-anak kecil main sepak bola di depan rumah, pasti ada aja nama tendangan aneh-aneh yang dicontek dari anime Jepang yang satu ini.

Tokoh favoritku selalu memakai topi, sarung tangan dan jersey berlengan panjang. Dia berbadan tinggi dan berulang tahun pada 7 Desember. Petunjuk terbesar tentangnya adalah dia memiliki motto, "Tidak ada bola dari luar kotak penalti yang tidak dapat kutangkap." Yap.. siapa lagi jika bukan sang kiper genius, Wakabayashi Genzo.
Genzo tidak seperti Tsubasa ataupun Kojiro. Genzo ya.. seperti Genzo. Karakternya independen dan dapat menyesuaikan diri dengan situasi apapun. Dia tidak senaif Tsubasa dan tidak serealis Kojiro. Terhadap orang lain, dia tidak selembut Tsubasa dan tidak sekeras Kojiro. Dia lebih banyak serius, tetapi di saat santai dia senang bercanda.
Ini wajah seriusnya..
Dan ini wajah bersemangatnya..
Sebelum bermain untuk Nankatsu FC, dia adalah kapten bagi Shutetsu FC, dan sangat dihormati oleh kawan satu timnya seperti Izawa Mamoru, Taki Hajime dan Teppei Kisugi.

Yang paling kiri adalah Izawa, pojok kanan atas adalah Teppei, dan pojok kanan bawah adalah Taki.


Dia bukan seorang kapten (lagi) seperti Tsubasa dan Kojiro, tetapi dia tetap bisa membuat keputusan-keputusan penting, menunjukkan rasa kepemimpinan yang besar. Genzo adalah pemain yang suaranya paling didengar setelah pelatih dan kapten. Pengalamannya membawa Shutetsu FC hingga menjadi juara turnamen sepak bola nasional tingkat SD cukup untuk membuat kita percaya bahwa dia memiliki kemampuan bagus dalam mengamati situasi dan merencanakan strategi. Percaya diri, cepat bertindak, tapi tetap penuh perhitungan, apa lagi kurangnya?

 
Laki-laki keren adalah dia yang bisa membuat keputusan tepat dengan cepat sekaligus memberi motivasi dan semangat kepada teman-temannya ^_-
Dilihat dari latar belakangnya saja, Genzo memang memiliki ketertarikan tinggi untuk sepak bola sejak kecil. Dia memiliki pelatih pribadi (personal trainer) bernama Mikami yang dia anggap sudah seperti ayahnya. Dia serius ingin berlatih sepak bola di luar negeri, sehingga dia dengan yakin terbang ke Jerman walau masih berumur 13 tahun.
 
Sejak sangat muda, Genzo sudah dilatih dengan keras oleh Mikami.

Sejak Oozora Tsubasa menantang Genzo dengan hanya berbekal sebuah bola yang ditendang dari atas bukit ke halaman rumah Genzo, Genzo hanya bisa tercengang oleh kekuatan tendangan Tsubasa yang melebihi anak seumurannya. Dan setelah menyaksikan Tsubasa menhindari bola Genzo dan menendangnya balik melalui celah di bawah bus yang sedang melaju, Genzo bertekad untuk mengalahkan Tsubasa di pertandingan yang resmi.
Tulisan pada bola berbunyi, "TANTANGAN. Lokasi: Lapangan sepak bola di kota - Oozora Tsubasa."

Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu Genzo, pembuktian siapa yang lebih baik di antara Tsubasa dan Genzo. Pertandingan antar Nankatsu FC dan Shutetsu FC diakhiri dengan konsfrontasi Tsubasa dan Genzo di udara. Di detik-detik terakhir, Tsubasa melambungkan bola ke udara setelah menerima operan dari Misaki dan berusaha menyundulnya masuk ke gawang, tetapi Genzo tidak membiarkannya. Walau tidak berhasil menangkap bolanya, tepisan tangan Genzo sudah cukup menahan bola sehingga terpental ke atas bukannya ke gawang. Tidak terjadi gol. Hasil akhir 2-2.
Dangan hasil seri, kapten dari kedua tim bisa melepaskan permusuhan di antara mereka dan memulai untuk membangun persahabatan. Sejak detik ini, di lapangan ini, terbuka sudah jalan bagi Genzo dan Tsubasa untuk menjadi sahabat baik sekarang dan seterusnya. Dan mereka akan selalu menghormati satu sama lain, karena untuk pertama kalinya, baik Genzo maupun Tsubasa, merasa telah menemukan pemain yang setara.
Genzo yang masuk ke lapangan telah berbeda dengan Genzo yang keluar dari lapangan. Pertandingannya melawan Tsubasa telah mengajarkannya untuk bisa menikmati permainan bersama teman-temannya. Sepak bola tidak hanya soal menang kalah. Sepak bola membutuhkan kepercayaan, tanggung jawab dan rasa hormat kepada tiap pemain.

Kemudian walikota Nankatsu memutuskan untuk mengadakan audisi untuk memilih pemain-pemain terbaik dari beberapa klub sepak bola di kota tersebut, meliputi Nankatsu FC, Shutetsu FC, Nishizaoka FC, Yamabuki FC dan Mizukoshi FC. Bagi yang lolos seleksi akan bermain untuk tim yang bernama sama dengan nama kotanya, Nankatsu, dan akan dikirim melawan tim dari kota-kota lain yang masih dalam prefektur Shizuoka.
Tsubasa, Misaki, dan Ishizaka merupakan 3 dari 30 pemain yang lolos seleksi. Walaupun kebanyakan pemain yang lolos seleksi berasal dari Shutetsu FC.

Tetapi di pertandingan melawan Shimizu FC, Ishizaki yang terlalu ngebet untuk memblok serangan lawan malah tidak sengaja menendang kaki kiri Genzo dan mengakibatkannya cedera.


Tetapi untungnya walau tanpa Genzo, Nankatsu FC bisa menyelesaikan pertandingan melawan Shimizu FC dengan kemenangan 3-1. Nankatsu FC keluar sebagai tim terbaik yang berhak mewakili Shizuoka dan maju ke babak nasional. Setelah menyaksikan performa Tsubasa mengambil alih pimpinan di lapangan, Genzo membuat keputusan besar yang tidak akan disesalinya. Genzo menyerahkan posisi kapten kepada Tsubasa. Dia dengan tulus memuji bahwa Tsubasa adalah kapten yang lebih baik darinya. Dia sadar bahwa pergantian kapten ini permanen, bukan sementara. Dan sejak saat ini, kita menyaksikan lahirnya kapten baru, seperti judul ceritanya, Kapten Tsubasa. Jadi kalau bukan karena Genzo, mungkin Tsubasa tidak akan pernah jadi kapten, haha, bercandaaa.. XD
Wakabayashi beristirahat hingga cederanya sembuh. Dia berjanji kepada teman-temannya akan turun untuk melawan Meiwa FC yang diperkirakan akan dapat melaju hingga final.
 
Akhirnyaaa.. Genzo turun juga untuk menantang Hyuga dari Meiwa FC di final. Siapa yang tidak jatuh hati melihat kiper ganteng dan keren yang satu ini. Aku langsung kesengsem melihat wajah Wakabayashi yang sedang fokus mengikuti pergerakan bola.
Ke arah manapun bola melesat, dia bisa menangkapnya (lihat.. sampai seluruh tubuhnya pun jatuh ke tanah).
Yuuuk.. mari kita lihat koleksi gambar aksi-aksi Genzo di lapangan X3
 
 
 
 
 
 
 
 
Pernah juga sewaktu Genzo berhasil menghentikan sebuah bola, tiba-tiba Sawada Takeshi dari Meiwa FC menyundul bola tersebut ke arah yang berlawanan dengan arah yang dituju Genzo. Bola lepas dari genggaman Genzo, tetapi dengan sigap dia menumpukan badannya di atas satu tangan dan menendang ke luar bola yang bergulir menuju gawang. Hampir saja terjadi gol, teteapi Genzo cukup kritis seperti yang diharapkan.
 
Semua gol dari Meiwa FC dilakukan oleh sang kapten, Hyuga Kojiro. Dia dikenal dengan sebutan 'moko' alias macan ganas. Keinginan terbesar Kojiro adalah menjadi lebih baik daripada Tsubasa. Oleh karenanya, dia sempat terobsesi memasukkan gol ke gawang Genzo dari luar kotak penalti. Pertarungan ace striker dan kiper ini sungguh menjanjikan. 

Keduanya sama-sama telah menunjukkan tekad sekuat baja. Kojiro yang dengan gigih menyundul bola masuk ke gawang, padahal pada saat itu ada 2 orang defender Nankatsu yang menahan bola tersebut. Akibatnya, dahi Kojiro sampai sedikit berdarah.

Sama dengan Genzo, dengan cedera kakinya yang masih belum sembuh benar, di beberapa kesempatan dia tetap memaksakan diri untuk bangkit sekalipun sebelumnya dia terlihat tak mampu berdiri karena sebelah kakinya terluka.
 
 
Apa lagi ya yang bisa kukatakan dari Wakabayashi Genzo. Gimana kalau kita balik membahas penampilannya, ufufu..

Topi! Topinya Genzo! Tanpa topi itu, mungkin aku akan sulit mengenalinya. Dan menurutku, topi entah bagaimana bisa meningkatkan 'tingkat kekerenan' seorang cowok hingga 75% *Woi, teori dari mana tuh?!* XD Pokoknya, topi adalah unsur yang tak bisa dilepaskan dari Wakabayashi Genzo.
Momen paling 'menggoda' adalah saat Genzo membetulkan topinya. Menurutku dia tampak lebih waspada dan macho dengan topi yang dipakai rapat hingga hampir menutupi matanya. Poninya juga masih sedikit kelihatan, kereeeen.. *ngiler*
Terus, terus, ada lagi, masih berkaitan dengan topi.. Genzo kalau tersenyum dari balik topinya kayak gini bikin aku deg-deg-an loh.. X3
 
Sampai babak belur pun tetap bertopi.
Seperti samurai dengan sorot mata setajam pedangnya.
Ahahahahahha..!!!! *ketawa-ketawa sendiri* Sumpah, pasti sekarang semua pada terpesona oleh Wakabayashi Genzo! XD Oke, oke, aku paham kok perasaan kalian :3
Ada lagi nih satu hal penting dari Genzo yang mungkin tidak banyak disadari. Sadar nggak seh kalau Genzo itu punya badan yang OKE BANGET?! >///<
Genzo, cepat pakai bajumu! Kalau nggak kami para cewek bakal pingsan dan itu tanggung jawabmu
Haduh, haduh, makin nggak karu-karuan ini posting. Ya udah, itu aja yang pengin aku bagi kepada kalian. Aku harap kalian pun menyimpan kenangan-kenangan manis dari film kartun, komik, ataupun cerita yang pernah menjadi bagian dari masa kecil kalian, misalnya Captain Tsubasa ini. Jika kalian punya tokoh favorit lain selain Wakabayashi Genzo, kalian boleh berbagi dengan cara meninggalkan komentar di bawah sini. Oke, jaa ne~!
Thanks for reading :)

1 comment:

  1. Download komiknya dari seri awal pas di Nankatsu di mana ya? ^^

    ReplyDelete